Racing

Cute

Behind The Mic

Kota

Features

Feature

Festival Keraton Nusantara IX


Sampai dengan Jum’at (5/9) berdasarkan data kehadiran undangan kegiatan Festifal Keraton Nusantara (FKN) Bima sudah tiba dibima 40 keraton dan kerjaan se Nusantara, termasuk dua kesultanan dari Negara Filipina. Sementara untuk persiapan panitia tinggal tahapan pembenahan.

Kepala Dinas kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bima, Drs Syarifuddin mengaku untuk seluruh kegiatan pesiapan FKN sudah 95 persen selesai dan tinggal tahapan pembenahan fisik saja. Begitupun untuk persiapan dari seluruh panitia penerima dan sarana pendukunglainnya telah rampung.
Ditanyakan kendala, diakui Syafruddin sampai saat ini tidak ada kendala berarti, sebelumnya masalah penginapan bagi rombongan tamu sudah diatasi semua, selain hotel dan losmen panitia menyediakn perumahan warga dan kost bagi rombongan yang hadir.
Diantara keraton nusantara yang hadir saat ini, demak, Cirebon, Palembang, Talo, Solo, Jokja dan Buton. Mengenai kehadiran undangan diakui Syafrudin tidak ada masalah, seluruh tamu telah ditempatkan pada seluruh hotel yang ada termasuk di Kalaki Beach.
Mengenai tamu undangan, diakui Syafrudin berdasarkan data diterima panitia dari laporan kehadiran tamu undanga, sudah ada sekitar 40 kesultanan maupun kerajaan yang kini tiba di Bima. Ditambah dua kesultanan dari Negara Filipina sudah berada dibima.
Pantauan terlihat sejumlah rombongan keraton melakukan kegiatan gladi pasukan kirab, termasuk dari pasukan Sampoja Nae yaitu pasukan tombak kesultanan Bima yang akan mengikuti kirab nantinya.
Rencananya untuk kegiatan pembukaan pada sabtu malam (6/9) kegiatan pembukaan tersebut dibuka dengan acara welcome diner, kemudian pada minggu (7/9) pukul 14.00 wita acara puncaknya yaitu kirab budaya yang akan menghadirkan parade budaya sleuruh keratin termasuk parede pasukan kerajaan.
Sementara panitia lain terus melakukan pembenahan akhir, diantaranya perlengkapan tata panggung bagi raja dan ratu, stan pameran budaya dan kuliner serta pemasangan puluhan spanduk dan beliho serta umbul-umbul selamat datang. Masyarakat sendiri begitu antusias hadir hendak melihat lebih dekat rencana pelaksanaan kegiatan FKN.

Persentase Kelulusan K2 Prov. NTB

Hari kelima pengumuman lulus tenaga honorer Kategori II (TH-K2) oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) mengumumkan kelulusan peserta dari 83 pemerintah daerah yang tersebar di 5 provinsi, dan dua kabupaten di Provinsi NTB serta 3 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Lengkapnya, pengumuman kali ini meliputi Sumatera Barat,  Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Sulawesi Utara, NTB dan Sumatera Utara.
Provinsi Sumatera Barat yang diumumkan kali ini terdiri dari 20 pemda, yaitu satu Pemprov Sumbar sendiri, tujuh pemkot, dan 12 pemkab. Sedangkan Jambi, terdiri dari 12 pemda, meliputi Pemprov Jambi, sembilan kabupaten, dan dua pemerintah kota.
2 Kab
Dua kabupaten pemprov NTB melengkapi delapan kabupaten/kota yang sudah diumumkan sebelumnya, dengan demikian, sampai saat ini keseluruhan peserta K2 yang lulus untuk Provinsi NTB sudah diumumkan. Dari 2.821 peserta yang mengikuti tes dari Lombok Tengah, yang berhasil lolos menjadi CPNS sebanyak 763 orang atau sekitar 27 persen, sementara kabupaten Bima dari 4.935 peserta yang dinyatakan lulus seleksi sebanyak 601 orang atau sekitar 12,2 persen. Sehingga total yang lulus dari Provinsi NTB sebanyak 4.878 orang, dari jumlah peserta yang mengikuti tes sebanyak 19.503 orang. Dengan kata lain, prosentase kelulusan untuk Provinsi NTB secara umum sebesar 25 persen saja. Kalau dilihat dari prosentase yang lulus, Kabupaten Lombok Utara yang paling banyak yaitu 71 persen, sedangkan yang paling sedikit adalah Kabupaten Bima yang hanya lulus 12 persen. Lebih jelasnya, rinciannya sebagai berikut:
Instansi
Peserta
Lulus
Sisa
Prosentase
Lombok Barat
       755
       263
       492
34,83
Lombok Tengah
    2.821
       763
    2.058
27,05
Lombok Timur
    1.799
       669
    1.130
37,19
Lombok Utara
       431
       304
       127
70,53
Kota Mataram
    1.250
       377
       873
30,16
Sumbawa Barat
    1.359
       500
       859
36,79
Sumbawa
    1.788
       547
    1.241
30,59
Dompu
    1.558
       390
    1.168
25,03
Bima
    4.935
       601
    4.334
12,18
Kota Bima
    2.708
       419
    2.289
15,47
Provinsi NTB
         99
         45
         54
45,45


Seluruhnya

 19.503
    
4.878
  
14.625

25,01
**sumber : berugaqelen2010

Pemimpin dunia kenang jasa Mandela



Ikon anti-apartheid terkenal Afrika Selatan, Nelson Mandela meninggal dunia pada Kamis di usia 95 tahun. Pemenang anugerah Nobel Keamanan yang dilantik menjadi Presiden Afrika Selatan berkulit hitam yang pertama itu meninggal dunia di rumahnya di Johannesburg dengan tenang sambil dikelilingi ahli keluarganya. Kesehatan Mandela telah sekian lama memburuk semenjak adanya kerusakan pada paru-paru.



Pengumuman kematian Mandela telah dilakukan secara resmi oleh Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma pada Kamis. “Negara kita telah kehilangan anaknya yang paling berharga dan rakyat kita telah kehilangan ayahnya” antara petikan ucapan Zuma.


Kepergian Mandela menjadikan kesan sedih bagi pemimpin dan orang-orang besar di dunia, diantaranya dari Presiden Amerika, Barack Obama.









Referensi : Astroawani

Hari Amal Bakti (HAB) Ke-68 Kemenag Kabupaten Bima

 
Kepala Kemenag Kabupaten Bima, Drs. HM. Saleh Karim

Memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke 68, Kemenag Kabupaten Bima pada tanggal 14 November lalu mulai mencanangkan, sebagai tanda dimulainya sejumlah kegiatan. Agenda rutin setiap tahun itu rencananya akan berakhir pada tanggal 3 Januari mendatang.
Kepala Kemenag Kabupaten Bima, Drs. HM. Saleh Karim menjelaskan, peringatan HAB sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 3 Januari nanti. Namun sejak awal pihaknya sudah mulai melakukan upacara pencanangan kegiatan di halaman kantor Kemenag Kabupaten Bima. “Hadir saat pencanangan Kepala KUA, Kepala Madrasah dan peserta Lomba,” sebutnya.
Saat ditemui di ruangannya Selasa kemarin, Saleh Karim merincikan sejumlah kegiatan yang akan dilombakan, seperti lomba olahraga, antara lain Tenis Meja dan Bulutangkis. Kemudian MTQ antar siswa Madrasah, Pegawai KUA dan pegawai lingkup Kemenag Kabupaten Bima. “Ada juga festival anak saleh, dengan mata lomba,  pidato tiga bahasa yakni bahasa Inggris,  Arab dan Bahasa Indonesia, serta olimpiade sains,” jelasnya.
Untuk pengumuman pemenang lomba, lanjutnya, akan disampaikan pada saat puncak acara tanggal yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 3 Januari mendatang. “Nanti pada puncak acara, kami gelar gerak jalan santai,” katanya.
Ditanya makna HAB, ia mengaku HAB merupakan salah satu perenungan kembali dalam rangka mengupayakan pembenahan terkait dengan lima program utama Good Governance di lingkup Kemenag. Seperti meningkatkan pemahaman dan penghayatan dan pengamalan ajaran agama. Kemudian peningkatan pendidikan agama dan keagamaan. Ketiga, peningkatan pelayanan haji dan umrah. Keempat, peningkatan kerukunan antar umat beragama dan pemerintah. Dan yang kelima yakni meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik. (BN)

Polisi Akan Gelar Operasi Zebra

 
ilustrasi

Sebagai bentuk komitmen untuk mempelopori keselamatan dan berkendara, dalam waktu dekat atau tepatnya pada tanggal 28 November akan mulai melaksanakan operasi Zebra Gatarin. Operasi tersebut serentak dilaksanakan seluruh Indonesia.
 
Kasat Lantas Polres Bima Kota IPTU. Herman menyampaikan himbauan Polri, bahwa rajia Zebra akan berlangsung selama 14 hari, dimulai pada tanggal 28 November 2013. “Operasi Zebra Gatarin 2013 ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Bima,” ujarnya.
 
Kata dia, untuk sasaran pemeriksaan kendaraan yakni seperti lampu utama kendaraan, plat nomor kendaraan, surat – surat kendaraan, knalpot balap atau knalpot racing, helm SNI, Spion. “Untuk itu Kapolri menghimbau agar pengendara mengutamakan keselamatan dan kelengkapan kendaraan,” katanya.
 
Pihaknya juga berharap agar pengendara berhati – hati menggunakan kendaraan bermotor di jalan raya. Lengkapi kendaraan bermotor sesuai dengan ketentuan dan membawa surat – surat kelengkapannya, seperti SIM dan STNK. “Tertib berlalu lintas menjadi hal utama untuk keselamatan berkendara,” tuturnya.
 
Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Bima untuk menjadi pelopor keselamatan. "Ingat, keselamatan anda adalah modal utama untuk mencapai segalanya. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan," tambahnya. (BN)

Wakil Walikota Bima, Pimpin Rapat Koordinasi Kepegawaian

Sehubungan dengan penerapan penilaian prestasi kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan dalam rangka mengimplementasi amanat Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2011 serta optimalisasi penyusunan sasaran kerja pegawai, Senin (25/11) lalu Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin,SE pimpin Rapat Koordinasi Kepegawaian, di Aula Kantor Walikota Bima.
 
Rapat tersebut beragendakan evaluasi Perwali Nomor 23 tahun 2011 tentang pemberian tunjangan Kinerja Daerah (TKD) dan penilaian prestasi kerja pegawai tahun 2014. Rapat juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bima, Ir. Muhammad Rum, Asisten I, Asisten II, Asisten III beserta seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Bima.
 
Kata Rahman, bicara permasalahan kepegawaian memang sangat kompleks. Mulai dari pelayanan administrasi kepegawaian, yang meliputi kecepatan, akurasi, selanjutnya pengembangan pegawai dan kesejahteraan pegawai, disiplin pegawai, sampai kualitas koordinasi dalam rangka pelayanan kepegawaian. “Tidak dapat kita pungkiri bahwa kita masih memiliki beberapa permasalahan di bidang kepegawaian yang perlu kita pecahkan bersama.  Mulai dari tahap perencanaan pegawai, pengembangan pegawai, pembinaan karier pegawai, dan peningkatan disiplin, serta permasalahan peningkatan kesejahteraannya,” ujarnya.
 
Dengan diadakannya Rakor Kepegawaian tersebut, ia berharap para pimpinan di lingkungan Pemerintah Kota Bima dapat meningkatkan kualitas kerja pegawai dalam melaksanaan tugas dan fungsi sehari-hari dan dapat membangun pola kerja PNS yang profesional dan memberi petunjuk untuk mengevaluasi kinerja unit dan organisasi yang dipimpin.
 
Hal tersebut juga termuat dalam Surat Edaran (SE) Nomor 02 Tahun 2013 tertanggal 15 Februari. Penilaian prestasi kerja PNS itu untuk mewujudkan pegawai yang profesional dalam mendukung percepatan pelaksanaan reformasi birokrasi. “Karena itu, saat ini setiap pegawai harus memiliki rencana dan target kerja setiap tahunnya sesuai bidang tugasnya,” jelas Wawali.
 
Sesuai dengan Perwali Nomor 23 tentang Pemberian Tunjangan Kinerja Daerah Kepada Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kota Bima. Karena itu, pelaksanaan penilaian prestasi kerja PNS harus sudah mulai dilakukan pada 1 Januari 2014 dan perlu dilakukan evalusi pula terhadap pelaksanaan Perwali Nomor 23 tahun 2011. 
 
Menurutnya, penilaian prestasi kerja tentunya juga berkaitan erat dengan pemberian tunjangan kinerja.  Demikian pula sebaliknya pemberian tunjangan kinerja yang akan dibayarkan kepada pegawai, dan dikaitkan dengan upaya perwujudan pelaksanaan penilaian prestasi kerja pegawai.
 
Berdasarkan hal tersebut maka pegawai dituntut untuk bekerja berorientasi hasil dengan dibarengi tingkat kedisiplinan yang tinggi. “Saya berharap melalui rapat koordinasi kepegawaian ini akan ditemukan solusi yang cerdas dan jitu dalam rangka menyusun penilaian prestasi kerja dengan didasarkan pula pada kedisiplinan pegawai tersebut”, harapnya.
 
Agar pelaksanaan penilaian prestasi kerja berjalan efektif di lingkungan instansi masing-masing, lanjutnya, para pemimpin instansi juga diharapkan mempersiapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk menerapkan sistem penilaian prestasi kerja pegawai yang baru. Rakor ini merupakan momentum untuk menyatukan komitmen bersama dalam rangka peningkatan produktivitas kerja dan juga kedisiplinan PNS di lingkup kerja masing-masing. “Dengan adanya kontrak kinerja itu maka setiap kinerja PNS di seluruh instansi daerah dapat diukur secara jelas. dan untuk pengawasannya juga jelas,” paparnya.
 
Diakhir arahanya, Rahman meminta kepada seluruh kepala SKPD agar meningkatkan kemampuan manajerial dalam upaya peningkatan koordinasi kepegawaian di lingkungan kerja masing-masing. ”Terciptanya koordinasi yang baik dengan semangat kerja, serta efisiensi dan efektivitas kerja yang tinggi, tentunya akan menghasilkan produktifitas aparatur yang optimal dalam rangka menjalankan tugas pelayanan kepegawaian yang cepat dan cermat”, ujarnya mengakhiri sambutannya. (BN)

Laporan Dana Kampanye

Kendati sudah mengingatkan Partai Politik (Parpol) untuk segera menyerahkan dana kampanye. Namun hingga saat ini baru satu Parpol yang sudah merespon dan menyerahkan laporan, yakni DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bima. Sementara 11 Parpol lainnya, masih ditunggu laporannya.
Ketua KPU Kabupaten Bima Nursusila SIP., M.MSIP mengatakan, dari 12 Parpol yang lolos verifikasi untuk pemilihan legislatif tahun 2014, tercatat baru satu partai yang melaporkan dana awal kampanye ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bima. “Kami terus mengingatkan dan meminta untuk segera melaporkan. Meski batas batas waktu berakhir pada 27 Desember mendatang, kami tak mau kecolongan,” ujarnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (22/11).
Kata dia, untuk sementara ini yang telah melapor dana awal kampanye yakni PKS. Laporan tersebut diterima pihaknya beberapa waktu lalu. Namun, KPU Kabupaten Bima belum mengetahui berapa dana yang dimaksud. “Bukan kami yang mengaudit dana tersebut, tetapi tim audit independen yang ditunjuk oleh KPU,” jelasnya.
Untuk 11 Parpol lain, lanjutnya, saat ini tengah dalam proses pembuatan laporan. Untuk penyelesaian itu, tak jarang para bendahara maupun petugas yang mengurus dana awal kampanye sering datang ke KPU untuk berkonsultasi. Begitu juga sebaliknya, hampir setiap hari dia berkomunikasi ke masing-masing bendahara maupun pengurus Parpol untuk menanyakan sudah sejauh mana prosesnya dan kesulitan apa yang dihadapi. “Tidak saja kami sosialisasikan, tapi juga memberikan bimbingan teknis (bimtek) bendahara dan petugas. Bimtek ini berkejasama dengan Ikatan Akutansi Indonesia (IAI) Mataram NTB,” ucapnya.
Bahkan, pihaknya sengaja menyiapkan tim khusus, untuk mengingatkan agar bendahara atau petugas yang mengurus dana awal kampanye sesegera mungkin menyiapkan laporan dana kampanye. Di samping itu, KPU Kabupaten Bima juga menyiapkan HelpDes yang menjadi tempat bertanya bagi Parpol jika belum mengerti atau paham tentang pengurusannya. Khususnya mengenai pengisian form-form dana kampanye.
Menurut Nursusila, sesuai dengan tahapan, laporan awal dana kampanye ini paling lambat sudah diserahkan pada 27 Desember. Jika tidak dilaporkan, Parpol tersebut bukan saja didiskualifikasi melainkan dicoretnya sebagai peserta pemilu untuk mengikuti pemilu.
Permasalahan seperti ini, katanya, jika tidak sisosialisasikan dengan baik, kerap menimbulkan caos dan protes dari masyarakat maupun Parpol. Untuk meminimalisir terjadinya caos, pihaknya melakukan pendekatan yang baik agar tidak ribut. Karena terjadinya caos karena ketidakmengertian dari peserta pemilu. “Makannya kami berusaha memberitahu sekecil apa pun kegiatan atau tahapannya,” tuturnya.(BN)
Select Menu